SIANTAR-CSKERAS | Wali Kota Siantar Wesly Silalahi, dikabarkan berada pada pilihan obral untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Pendidikan. Pesanan dan titipan datang bertubi-tubi dari orang-orang terdekatnya. Padahal, penilaian dan seleksi terbuka dan transparan, harusnya menjadi pedoman. Sehingga, terpilih sosok yang mumpuni dan paham cara memajukan pendidikan.
Informasi diperoleh dari lingkar kekuasaan Wesly, muncul nama seperti Saiful, Hendra dan Amri. Ketiganya, masing-masing memiliki afiliasi dengan orang-orang dekat Wesly. “Saya dengar tiga nama ini yang diajukan ke Pak Wali,” kata sumber yang namanya sengaja dirahasiakan, Selasa (20/01/2026) sekira pukul 11.09 WIB.
Namun anehnya sambung sumber lagi, proses tak sehat yang terkesan memilih pejabat hanya berlandaskan orang dekat semacam itu, bisa-bisanya muncul ke permukaan hingga diketahui khalayak luas. Akibatnya, pasti akan berdampak buruk terhadap kehormatan Wesly yang seolah mudah sekali diintervensi.
“Pengajuan tiga nama tersebut muncul ke permukaan hingga diketahui banyak orang. Akhirnya hanya membuat Wali Kota Siantar malu. Malah sudah heboh juga di media sosial,” tutur sumber lagi.
Tidak dibantah sumber, ada yang dengan sengaja menyebarkan kabar ini lewat media sosial. Bahkan salah satu dari tiga nama, diduga diajukan langsung oleh istri wali kota. “Saya tak membantah. Tapi tindakan konyol semacam ini, tentunya harus dihindari. Sebab sudah tidak lagi wajar kalau saja itu benar adanya,” ungkap sumber.
Selain istri wali kota, Sekda Siantar yang juga Plt Kadisdik Siantar, Junaidi Sitanggang, disebut-sebut mengawal nama Hendra Simamora agar mulus merebut kursi Kadisdik Siantar. Sementara Saiful, disebut-sebut digiring oleh Ilal Mahdi Nasution untuk langgeng bertarung merebut kursi basah itu.
Wali Kota Siantar berikut Sekda Siantar, sampai Selasa sore, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi wartawan. Demikian halnya Ilal Mahdi Nasution yang juga Anggota Dewan Pengawas Perumda Tirtauli Kota Siantar. (Ung)






