SIMALUNGUN-CSKERAS | Aparat Penegak Hukum (APH) diminta segera menuntaskan proses penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi dana hibah PD Agromadear Kabupaten Simalungun. Jangan sampai, ada kesan seolah sulap; Bimsalabim, kasus memudar dan lenyap seolah disulap.
Demikian disampaikan Inisiator Gerakan Parjuma-juma Modom, Immanuddin Damanaik, Senin siang (15/12/2025) sekira pukul 14.00 WIB. “Kita minta APH segera menuntaskannya. Sebelum beragam persepsi negatif publik akan muncul,” pinta Immanuddin.
Proses penyelidikan terhadap dugaan korupsi dana hibah APBD Simalungun Tahun Anggaran (TA) 2024, ini sambung Immanuddin, menyasar kepada para jajaran direksi bahkan Komisaris PD Agromadear Simalungun. Tak tanggung, jumlah anggaran hibah yang diduga diselewengkan, ini ditaksir mencapai Rp2 miliar lebih.
“Kita sudah mendapat informasi akibat dari dugaan penyelewengan dana hibah dimaksud, sejumlah pihak dari PD Agromadear sudah dipanggil. Kalau tak salah saya dapat infonya, Direksi bahkan komisarisnya sempat dipanggil oleh penegak hukum,” tambah Immanuddin lagi.
Demi tegaknya hukum, sambung Immanuddin, APH yang sudah terlanjur memproses kasus tersebut, harus menuntaskannya segera. “Kita akan menyurati dan minta klarifikasi dari instansi penegak hukum terkait proses ini. Kita ingin, kasus ini tidak bertele-tele. Kok gak, kita yang lapor,” tutup Immanuddin sambil merahasiakan instansi penegak hukum yang dimaksudnya. (ung)






