SIANTAR – CSKERAS | Pemilik Akun Facebook atas nama Samsudin Harahap, kembali bikin geger publik. Lewat statusnya, sosok yang karib disebut Udin Siantar, tersebut membocorkan seolah-olah ada dugaan pungli didalangi wali kota. Nama Sekda yang merangkap jabatan sebagai Plt Kadis Dikjar, berikut Plt Kadiskes, tak ketinggalan ikut terseret. Konyolnya, ketiganya justru tak membantah.
Sampai Rabu (17/12/2025) pagi, status FB Samsudin yang diketahui sebagai jurnalis senior Siantar Simalungun, ini belum juga dihapus. Sementara sebelumnya, Wali Kota Siantar Wesly Silalahi, Sekda Siantar Junaedi Sitanggang serta Plt Kadis Kesehatan Urat Simanjuntak, tidak mau menanggapi dilayangkan isi status yang sangat tendensius tersebut.

Dengan narasi dan tutur kalimat seolah belum pasti, hanya sebatas mendengar kabar, status Samsudin Harahap tetap saja dianggap 100 persen adalah sebuah kebenaran oleh para netizen. Terbukti dari komentar-komentar netizen yang muncul di status itu. Tak satu pun ada yang menyangkalnya.
Pemilik akun Damanik Jali misalnya, dalam tanggapannya di kolom komentar pada status Samsudin Harahap, justru menunjukkan rasa percayanya pada isi status tersebut. “Nah satu persatu mulai nampak buku dosa pemko siantar…ini tanda²ya…cpt atau lambat ni pasti ketangkap tangan…bismila maju dan tgk la kebenaran mantap,” tulisnya.
Sementara itu komentar lainnya datang dari pemilik akun Ladon Simanjuntak Mardoup. “Lae, kenapa pejabat pemko Siantar rame2 dipolda??? Aku hy bertanya ya Lae,,,” tulis Ladon di kolom komentar. Samsudin Harahap kemudian menjawab komentar itu. “mungkin mau ngantar “parcel”…atau mau “menyerahkan diri” lae…😀😀😀,” jawab Samsudin.
Di komentar lainnya, pemilik akun Ridwan Siahaan Siahaan Ridwan, malah menganggap soal pungutan liar dari wali kota ke jajaran di bawahnya, adalah lazim terjadi. “Sudah biasa setoran buat orang no 1 siantar. Kebiasaan buruk akan terus berlanjut sebelum negara api datang,” tulisnya ditutup dengan tagar korupsi never die. #korupsineverdie.
Pemilik akun Edy Syahrul, dalam komentarnya bahkan mengikutkan nama Presiden Prabowo dan bencana. “Mana Pak prabowo..? Anak buah Pak yg buat bpk jadi carut marut jadinya…klw memang betul..siiikkaaattt habis…habisan. masih begini lagi dalam bencana ? Waahhhh…hancurrr lah,” tulisnya meluap-luap
Tak kurang dari 6 hari sejak diupload disertai foto, status Samsudin Harahap mendapatkan 47 like dan 33 komentar. Berikut tulisan lengkap status Samsudin Harahap tersebut.

“Kabarnya…dan sekali lagi ini cuma kabarnya ya…ternyata bukan hanya Plt Kadikjar Junedi aja yg ditugaskan “mengutip dan mengumpul setoran”…tapi Plt Kadinkes Urat S juga ditugaskan untuk mengutip dan mengumpulkan “KW proyek dan Setoran” dari Para Kapus atau calon Kapus…terus kabarnya lagi…si Urat S makin pening dan kalang kabut…sebab dia yg sudah banyak setor…”dipaksa” lagi menyetorkan dana sebesar Rp 800 juta ke Rumdis untuk biaya Walikota menghadapi “Nataru” ini…dan katanya…karena si Urat telah dijanjikan akan “dipermanenkan” jadi Kadinkes…maka Urat S “berjuang habis-habisan” untuk memenuhi permintaan penguasa itu…maka jika kabar-kabar ini benar adanya…berarti Pemko Pematangsiantar ini benar-benar telah sangat…ancooorrr…ancoooorrrrrrrrrr…!!”. (ung)






