CS Keras
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
  • Hot
    • Entertainment
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Gadget
  • Otomotif
  • Sports
  • Wisata
CS Keras
No Result
View All Result
CS Keras
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Finansial
  • Investasi
  • Entertainment
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Sports
  • Artificial Intelligence
  • Gadget
  • Wisata
Home News

Anton – Benny, Karpet Merah Siapa yang Punya…?

Redaksi CSK Penulis: Redaksi CSK
31 Oktober 2025 | 16:13 WIB
Rubrik: News

SIMALUNGUN-CSKERAS | Kabar mengejutkan datang dari akun facebook milik Jan Wiserdo Saragih. Tokoh Pemuda Simalungun ini mengungkap kekuatirannya. Bupati dan Wakil Bupati Simalungun (Anton Saragih-Benny Sinaga) kini, tengah berada di hamparkan karpet merah kekelaman Simalungun. Benarkah?

Dari amatan wartawan cskeras.com, Jumat (31/10/2025) siang, postingan Jan Wiserdo itu telah muncul sehari sebelumnya. Di dalam postingannya, Jan Wiserdo membongkar 10 poin dari peristiwa penting yang pernah membawa Simalungun ke masa-masa kekelaman. Era kepemimpinan bupati dan wakil bupati sebelum Anton-Benny.

Berikut kabar yang disampaikan Jan Wiserdo pada status facebooknya.
“Kabupaten Simalungun pernah peringkat satu terburuk dalam pengelolaan keuangan. Dari 183 kabupaten/ kota yang dinilai se Indonesia,” tulis Jan Wiserdo pada poin pertama. Lalu di Poin ke 2, Jan Wiserdo melanjutkannya. Menuliskan lagi, bahwa Simalungun juga pernah masuk di peringkat 337 dari 395 kabupaten /kota, dalam penilaian kinerja secara nasional. Lebih buruk dari beberapa kabupaten di Papua yang baru saja pemekaran pada masa itu.

Tak sampai situ, di Tahun 2017-2018, anggaran khusus keuangan Rp44,7 Miliar, hasil audit BPK RI justru Disclaimer. Lalu ada Hibah kepada GKPS Kongsilaita sebesar Rp12,9 miliar. Panitianya waktu itu, justru masih perangkan Pemkab Simalungun. Dari Sekda, Kadis Pendapatan dan Kabag Kesra pada saat itu. Hasilnya, menjadi Temuan BPK RI karena kerugian negara muncul sebesar Rp3,5 miliar.

Sementara Poin ke-5, Jan Wiserdo juga mengungkapkan kekelaman moral penyelanggara pemerintahan Simalungun masa kekelaman itu. Ketika anggaran beasiswa yang dibengkakkan untuk tujuan memenangkan proses Pilkada. Dimana dari sebelum proses Pilkada Simalungun tahun 2015, jumlah penerima beasiswa hanya Rp23.818.000, lalu kemudian tiba-tiba naik menjadi Rp17.620.000.000 (Rp17,6 miliar) lonjakannya.

Penambahan yang signifikan dan mendadak ini disinyalir sebagai upaya mendulang suara untuk memenangkan Pilkada sang penguasa di masa itu. Namun ironisnya, begitu Pilkada selesai, pada Tahun 2016, anggaran untuk beasiswa dipangkas lagi dan menciut jadi Rp1,4 miliar. Akibatnya, penerima beasiswa langsung berkurang sebanyak 15.371 orang.

Sementara poin ke 6, Jan Wiserdo juga mengungkapkan kekelaman Simalungun masih ada lainnya. Tepat di tahun yang sama. Masih Tahun 2015. Dimana peningkatan anggaran untuk gaji honorer, dari Rp12.967.785.000, dinaikkan menjadi Rp55.417.900.000. Tapi setelah pilkada selesai, memasuki Tahun 2016, alokasi anggaran untuk gaji honorer diturunkan hingga tinggal sekitar Rp33.245.000.000.

Poin 7, masa kelam berlanjut di Tahun 2017. Dimana saat itu proses Pilgubsu berlangsung. Pemkab Simalungun merekrut dan penerimaan tenaga honorer secara membabi buta. Tak tanggung, jumlahnya mencapai 5 ribu. Tentu secara otomatis, terjadi pembengkakan pembiayaan. Peningkatan anggaran untuk gaji honorer yang awalnya hanya Rp33.245.000.000, menjadi naik hingga mencapai Rp120.877.000.000. Atau bertambah sebesar Rp87, 632 miliar.

Konyolnya, setelah selesai Pilgubsu, sebanyak 2 ribuan honorer diberhentikan. Sementara yang tidak diberhentikan, gajinya dipangkas 50 persen. Yakni Rp1 juta. Padahal sebelumnya Rp2 juta.

Jan Wiserdo juga mengungkapkan kekelaman Simalungun, di tahun 2017 sampai tahun 2020. Atau selama empat tahun. Dimana kondisi jalan rusak berat yang sebelumnya hanya sepanjang 464,46 kilometer, justru bertambah 109,8 persen. Atau menjadi sepanjang 974,55 kilometer. Padahal APBD Simalungun mencapai Rp9,1 triliun zaman itu. Sungguh kurang bisa diterima akal. Anggaran yang melimpah, tak dimanfaatkan untuk perbaikan jalan secara maksimal.

Di Poin ke-10, Jan Wiserdo pun mengingatkan masa kelam Simalungun lainnya. Yaitu terkait beberapa pejabat Simalungun yang menjadi tersangka dan bahkan dinyatakan sebagai terpidana korupsi.

Dalam tulisan penutup, Jan Wiserdo kemudian mengungkapkan rasa kekuwatirannya dengan itu semua. Apakah masa-masa kelam Simalungun itu akan kembali terulang di tangan Anton-Benny sebagai Bupati dan Wakil Bupati Simalungun?

Bukan tanpa dasar. Jan Wiserdo, menangkap sinyal itu bisa saja terulang. Lantaran ada sosok yang sama di masa kelam itu, kini menjadi sosok utama di belakang Anton-Benny saat ini.

“Mencermati situasi saat ini, kebetulan pejabat atau pelaku Kekelaman Simalungun saat itu adalah juga muncul saat ini. Dan berdasarkan fakta yang ada, yang sedang terjadi adalah proses penghamparan karpet merah untuk Simalungun memasuki kekelaman jilid dua. Semoga tidak.” tutup Jan Wiserdo pada tulisannya. Pertanyaan kemudian muncul. Siapa pemilik karpet merah yang dimaksud oleh Jan Wiserdo…?

Bupati Simalungun Anton Saragih, tidak bersedia memberikan tanggapannya terkait keresahan Jan Wiserdo akan kemungkinan Masa Kekelaman Simalungun Jilid II yang akan terulang. (ung)

ShareTweetSendShareSharePinSend

Baca Juga

News

Sopian Loyal ke Herlina, Isyaratkan Tak ada “Pekong” dengan Wesly…!

Penulis: Redaksi CSK
20 Januari 2026 | 19:26 WIB

SIANTAR-CSKERAS | Kabar miring soal Wakil Wali Kota Siantar Herlina, pecah kongsi (Pekong) dengan Wali Kota Siantar Wesly Silalahi, belum...

Read more
News

Diobral! Jabatan Kadis Pendidikan Siantar

Penulis: Redaksi CSK
20 Januari 2026 | 15:12 WIB

SIANTAR-CSKERAS | Wali Kota Siantar Wesly Silalahi, dikabarkan berada pada pilihan obral untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Pendidikan. Pesanan dan...

Read more
News

Yulhasni: Putusan MK Kemajuan Besar bagi Kemerdekaan Pers Indonesia

Penulis: Redaksi CSK
20 Januari 2026 | 09:33 WIB

MEDAN-CSKERAS | Yulhasni, Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materiil...

Read more
News

Andar Sambar Golkar, Tinggal Lantik…!

Penulis: Redaksi CSK
19 Januari 2026 | 14:28 WIB

MEDAN - CSKERAS | Di tengah spekulasi dan intrik berkembang jelang Musda-XI Partai Golkar Sumut, Andar Amin Harahap, tiba dengan...

Read more
News

Bulu Kumba Dibakar Warga, Mangihut: Lawan!

Penulis: Redaksi CSK
19 Desember 2025 | 20:43 WIB

SIANTAR - CSKERAS | Lokasi diduga dijadikan para komplotan pengedar sabu-sabu di kawasan Jalan Rakutha Sembiring (Bulu Kumba) Kelurahan Naga...

Read more
News

Wali Kota Tunjuk Sekda dan Kadiskes “Pungli”? Tak ada Bantahan!

Penulis: Redaksi CSK
17 Desember 2025 | 10:42 WIB

SIANTAR - CSKERAS | Pemilik Akun Facebook atas nama Samsudin Harahap, kembali bikin geger publik. Lewat statusnya, sosok yang karib...

Read more

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Jampidsus Kejaksaan Agung Menyambar Dugaan Penyimpangan BGN: Tikus Kantor Tidak Tumbuh Karena Kelaparan

3 Juni 2026 | 19:35 WIB
Tak Berkategori

DPRD Sumut Bahas Nasib Korban Penipuan BNI Siantar

2 Juni 2026 | 22:18 WIB
Tak Berkategori

Heboh soal Hibah Rp3 Miliar dari APBD Siantar, Jan: Nama Baik Kapoldasu jangan Dirusak

29 Mei 2026 | 17:38 WIB
Tak Berkategori

Kejatisu Sor Kali Kasus Eks Rumah Singgah Covid-19, Bakal Ada yang Setor Dua Kali?

24 Mei 2026 | 05:58 WIB
Tak Berkategori

KNPI Siantar Terbelah: Peserta Kongres XI Jabar Kecewa!

12 Mei 2026 | 10:09 WIB
Tak Berkategori

Choking: Gercep Walikota Soal Siswa Panca Budi Cuma Omon-omon

9 Mei 2026 | 12:57 WIB
Tak Berkategori

Digasak Jaksa, Nama RHS Diseret-seret: Dugaan Korupsi PDAM Tirta Lihou

7 Mei 2026 | 09:08 WIB
Tak Berkategori

Kicau Fee Proyek 21 Persen Simalungun makin Gacor

6 Mei 2026 | 12:04 WIB
Tak Berkategori

Lewat FB, Fee Proyek 21 Persen Simalungun Dimuat Pejabat

6 Mei 2026 | 10:20 WIB
Tak Berkategori

Peringatan Mayday, Dari Refleksi menjadi Seremoni

2 Mei 2026 | 15:35 WIB
Tak Berkategori

Fawer: Ilal Mahdi Nasution Sosok Taat Aturan

30 April 2026 | 09:24 WIB
Tak Berkategori

Fasum jadi Lapak, Dirut PD-PHJ dan Dewas Beda Sikap

28 April 2026 | 08:45 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Terms

© 2025
.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
  • Hot
    • Entertainment
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Gadget
  • Otomotif
  • Sports
  • Wisata

© 2025
.
☏ -
📧 [email protected]

rotasi barak berita hari ini danau toba