SIANTAR – CSKERAS | Gelombang Pertama Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di tingkat SMA dan SMK, sudah berjalan serentak se Sumut. Khusus di SMA Negeri 2 Kota Siantar, Rosmely Damanik, pantas jadi contoh. Sebab, dengan tugasnya yang berat, terbukti berhasil melaksanakan proses SPMB dengan lancar.
Demikian Ketua Majelis Muslimin Indonesia (MMI) Kota Siantar, Chairuddin (Ucok) Pospos, mengutarakan pendapatnya atas kinerja Rosmely yang akhir-akhir ini menarik perhatian publik. Lantaran, selain Kepala SMA Negeri 1 Jorlang Hataran Simalungun, beliau juga ditunjuk sebagai Plt Kepala SMA Negeri 2 Siantar. Tepat beberapa hari sebelum SPMB dimulai.
“Saya rasa, Bu Rosmely Damanik ini harus jadi contoh. Seberat apa pun tugas yang dipercayakan atasan, dijalankannya tanpa mengeluh dan sukses pula. Khususnya SPMB ini bisa kita saksikan. Di SMA 1 Jorlang sukses, di SMA 2 Siantar juga sama. Gak ada masalah. Ibarat kata, Gajah pun Digendong beliau kalau itu memang harus,” ungkap Ucok Pospos,
Rosmely Damanik, diketahui masih menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 1 Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun. Atas penilaian atasan, Rosmely kemudian ditunjuk Kepala Dinas Pendidikan Sumut, menjabat sebagai Plt Kepala SMA Negeri 2 Kota Siantar.
Penunjukan Rosmely Damanik, tepat hanya hitung hari proses SPMB serentak se Sumut akan dimulai. Banyak pihak meragukan kemampuan Rosmely, namun ternyata faktanya, proses SPMB yang dikendalikannya di dua sekolah berjalan lancar dan tanpa kendala.
Kepala Cabang Dinas Wilayah VI Siantar Simalungun, Augus Sinaga, membenarkan terjadi proses pergantian Kepala SMA Negeri 2 jelang SPMB. Pejabat lama Eduard Simarmata yang pensiun, di gantikan untuk sementara oleh Rosmely Damanik. Penunjukan Rosmely ditegaskan Augus, merupakan kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut. Bukan Cabang Dinas. “Dinas (Yang Menunjuk). Bukan cabang dinas,” terang Augus. (ung)







