SIANTAR-CSKERAS | Panitia seleksi (Pansel) Lelang Terbuka untuk 8 Jabatan Eselon II Pemko Siantar, menutup sesi seleksi administrasi. Dikabarkan, satu peserta yang juga alumni IPDN, telah dinyatakan gagal bersama beberapa lainnya. Tapi anehnya, kini berhembus kabar, ada peserta yang diduga menggunakan dokumen palsu justru diterima.
Kepala BKD Siantar Timbul H Simanjuntak, coba dikonfirmasi Senin (13/04/2026) pagi, belum mau memberikan keterangan terkait hal yang paling mendasari tereliminasinya alumni IPDN tersebut.
Sementara Manaor Silalahi yang disebut-sebut tak lolos seleksi administrasi, coba dikonfirmasi juga belum mau memberikan keterangan secara gamblang. Alumni IPDN yang dilayangkan pesan whatsapp, ini tak mau memberikan balasan walau tanda centang biru dua sudah terlihat pada pesan yang dikirim kepadanya.
Sejumlah rekan Manaor mengaku terkejut. Mereka pun tak menyangka Manaor dicoret dari kepesertaan lelang. Konon kabarnya, Manaor disebut-sebut gagal lolos sesi Seleksi Administrasi, lantaran soal disiplin. Namun, ini juga belum bisa dipastikan.
“Dengar-dengar katanya soal disiplin. Tapi gak bisa juga dipastikan. Kalau soal Disiplin, saya rasa Manaor itu tak pernah melanggar disiplin,” kata rekan sejawatnya minta nama tak disebutkan.
Sementara itu, sumber lainnya menyebutkan, desas-desus panitia seleksi juga belum bisa dijamin kredibilitasnya sampai kini. Apalagi, Ketua Pansel yang juga Sekda Siantar, Junaedi Sitanggang, sampai saat ini masih dibayang-bayangi sanksi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
Bukan itu saja. Bahkan ada dugaan, peserta lain yang sengaja diloloskan padahal menggunakan dokumen palsu. Seperti SKP atau dulu yang dikenal namanya dengan DP3.
“Tapi ini juga perlu ditelusuri. Minimal panitia sudah bisa bergerak mengusut ini. Jangan sampai jadi masalah di kemudian hari. Ini masuk ranah pidana soalnya,” cecar sumber minta nama tak disebutkan.
Seperti diketahui, Pemko Siantar akan melelang 8 jabatan Edelon II. Yakni, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan. Asisten Perekonomian. Sekwan. Inspektur Daerah. Kadisdik. Kadis Kesehatan. Kadisdukcapil dan Kadispenda. Sampai berita ini diturunkan, tahapan seleksi baru tahap melengkapi administrasi. (ung)







