SIANTAR – CSKERAS | Fraksi Golkar Indonesia (FGI) menyoroti kinerja Wali Kota Siantar Wesly Silalahi. Terkait dunia pendidikan yang carut marut. Pengangkatan pejabat Dinas Pendidikan sampai para kepala sekolah disorot tajam. Tentu hal ini tak lepas dari peran serta Junaedi Sitanggang. Sebab, Sekda Siantar yang lagi bermasalah ini juga merangkap Plt Kadisdik Kota Siantar.
Selain sorotan tentang dunia pendidikan, tanggapan FGI atas Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Siantar Tahun 2025, itu juga menyasar pada beberapa hal lainnya. Seperti dana penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Siantar, sebesar Rp20 miliar.
Bukan sekadar nominal, FGI membongkar ketidak transparanan wali kota dalam hal penyalurannya. Sebab tak jelas BUMD mana yang menerima dana penyertaan modal tersebut. Begitu pun, FGI tak ketinggalan mengapresiasi wali kota dalam capaian indeks pembangunan manusia hingga mencapai 81,17 persen.
Tapi sangat disayangkan, tingkat pengangguran di Kota Siantar juga meningkat. Sebesar 7,74 persen. Lebih konyol lagi, tak tampak oleh FGI upaya Pemko Siantar dalam menumbuhkembangkan potensi lapangan pekerjaan. Baik Investasi mau pun pemanfaatan aset yang tersedia.
Selain itu, pandangan umum FGI tak luput dari pelayanan kepada masyarakat. Kepala OPD dan jajaran ASN Pemko Siantar, dinilai kurang tanggap. Tak profesional bahkan berbelit-belit. Apalagi, soal penyaluran bantuan sosial.
Terahir, dalam catatannya, FGI meminta kepada wali kota, untuk lebih serius menindaklanjuti dan mengeksekusi. Perihal; Rekomendasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Siantar dengan Dewan Pendidikan Kota Siantar.
Dimana rekomendasi itu menitikberatkan pada pengangkatan Kadisdik Kota Siantar. Haruslah yang memiliki kapasitas sesuai hasil rekomendasi Dewan Pendidikan. Bukan sekadar suka-suka dan semaunya.
Selain itu, pengangkatan kepala sekolah yang selama ini dinilai tak sesuai aturan berlaku. Tentu saja hal ini secara keseluruhan, menyinggung pada kinerja Sekda Siantar Junaedi Sitanggang yang lagi bermasalah. Sebab, Junaedi rangkap jabatan sebagai Plt Kadisdik Siantar.
Anggota FGI, Hendra Pardede, dikonfirmasi Selasa (14/04/2026) sekira pukul 21.00 WIB, mengaku masih mengikuti agenda Rapat DPRD Siantar dengan agenda mendengar jawaban wali kota atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi. Terkait LKPj Wali Kota Siantar Tahun 2025. “Baru mulai,” ungkap Hendra tak bisa melanjutkan komunikasi.
Agenda rapat tersebut seyogyanya digelar pada pukul 20.00 WIB. Namun, karena sesuatu hal, molor satu jam. Pandangan Umum Fraksi Golkar Indonesia, ditandatangi oleh Ketuanya, Hj Rini Silalahi dan Sekretarisnya Alex Damanik. (ung)







