SIANTAR-CSKERAS | Peringatan keras disampaikan Ustadz Ahmad Fauzi SAg kepada Herlina. Penggunaan foto profil whatsapp (WA) di nomor kontak Wakil Wali Kota Siantar, itu dianggap kurang layak. Sebelum timbul kesan fitnah di tengah-tengah warga, Herlina disarankan segera menggantinya.
“Kalau tidak segera diganti, nanti orang menilai Ibu Wakil Wali Kota Siantar ini kurang menghargai suaminya. Tidak pantaslah. Masak seorang istri, memamerkan foto berdua dengan laki-laki lain. Kurang elok. Sebaiknya diganti saja. Sebab sepengetahuan kita, Ibu Herlina masih sah bersuami,” ungkap Ustadz Fauzi, ketika diminta tanggapannya Rabu (06/08/2025) siang.
Ustadz Fauzi juga menyebutkan, bila ada masyarakat yang tak mengenal siapa suami Herlina, maka seketika akan menganggap di foto profil WA itulah suami sah dari Herlina. “Posisinya yang mengarahkan anggapan itu. Karena terlihat Ibu Herlina di sebelah kiri dari sosok laki-laki itu di dalam foto. Biasa, kan juga begitu. Istri sebelah kiri suami ketika bersuwa foto,” papar Ustadz Fauzi lagi.
Sebagai pemimpin yang harus mempertimbangkan semua hal termasuk hal sekecil apa pun, Ustadz Fauzi menyarankan sekaligus menekankan, agar Herlina segera mengganti foto profil WA nya dengan cepat. Boleh, tetap bersama laki-laki, tapi setidaknya bukan hanya berdua saja.
“Ya, kan bisa rame-ramelah. Boleh kita membanggakan orang lain. Tapi jangan berlebihan. Jangan sampai gara-gara yang sepele, akan memicu hal besar. Misalkan saja, suami Ibu Herlina menjadi berkecil hati. Kecewa dan sakit hati. Tapi, semogalah tidak sampai itu terjadi. Sebab dosa bagi istri yang seperti itu nantinya. Azabnya sangat berat,” tutup Ustadz Fauzi.
Terpisah, Wakil Wali Kota Siantar Herlina, ditanya motivasinya memajang foto bersama laki-laki lain yang bukan suaminya di foto profil WA, tidak mau memberikan tanggapan. Seperti terlihat dalam screenshot foto profil WA nomor kontaknya, Herlina terlihat hanya berdua dengan laki-laki lain.
Diketahui, laki-laki itu adalah Ahmad Dasco yang tak lain merupakan pengurus pusat Partai Gerindra. (Ung)







